KRIPTOGRAFI DAN STEGANOGRAFI

Bismillahirrahmanirrahim…

Good morning, Good People! Di post perdana ini saya ingin berbagi ilmu. Hanya sedikit mungkin, tapi semoga bermanfaat. šŸ™‚

Topik hari ini adalah ‘Kriptografi VS Steganografi’ Pasti kata-kata ini gak asing bagi kalian yang sedang belajar tentang keamanan jaringan. Next, simak bedanya di bawah ini!

Kriptografi merupakan salah satu teknik dalam mengamankan pesan rahasia, yaitu dengan mengubah sebuah pesan rahasia menjadi pesan tak bermakna. Adapun teknik lain dalam mengamankan pesan, yaitu steganografi.

Sebelum lebih lanjut membahas keduanya, perlu kita ketahui mengapa dibutuhkan teknik pengamanan terhadap pesan rahasia? Tentu saja karena semakin berkembangnya kemudahan dalam bertukar informasi. Dewasa ini, pertukaran informasi lebih banyak dilakukan dengan berbasis internet. Sehingga akan lebih mudah bagi para cracker untuk menyadap informasi orang lain. Dan terkadang bukan main dampaknya jika yang disadap adalah informasi penting. Misalnya saja, hilangnya kuota internet yang kita merasa tidak memakainya karena telah disadap pihak luar.

Setelah mengetahui tujuan belajar kripto dan stegano apa, sekarang balik ke materi tentang keduanya. Kriptografi dan Steganografi ini mempunyai tujuan yang sama, yaitu mengamankan pesan rahasia. Namun, keduanya mempunyai teknik yang berbeda. Bagaimana perbedaan keduanya? Untuk memudahkan pemahaman coba amati gambar di bawah ini!

QR BTCĀ lena

Gambar sebelah kiri adalah sebuah gambar digital signature yang merupakan salah satu contoh implementasi kriptografi. Sedangkan gambar sebelah kanan atau lena image merupakan salah satu gambar yang sekilas terlihat sebagai gambar biasa saja meskipun sebenarnya di dalam gambar tersebut telah disisipkan suatu pesan rahasia. Kembali ke perbedaan antara kriptografi dan steganografi, apa perbedaannya?

Pada kriptografi tidak dibutuhkan media lain dengan kata lain pesan rahasia itu sendiri di encrypt sedemikian rupa menjadi sebuah pesan tak bermakna dan keberadaanya disadari. Perhatikan gambar bagianĀ atas! Kita tahu bahwa sebenarnya gambar tersebut mengandung pesan rahasia walaupun kita tidak tahu pesan rahasianya apa karena kita tidak punya key untuk bisa mendecryptnya.

Sedangkan pada steganografi, dibutuhkan sebuah media lain sebagai tempat untuk menyisipkan pesan rahasia. Pesan rahasia terlebih dulu diubah ke dalam biner. Setelah itu bit-bit pesan rahasiaĀ tersebut disisipkan ke dalam bit-bitĀ gambar. Steganografi ini sebenarnya memanfaatkan kelemahan penglihatan mata manusia, dimana mata manusia tidak dapat mendeteksi perbedaan warna yang sangat kecil. Perhatikan pada gambar bagian bawah! Secara kasat mata kita tidak menyadari adanya pesan di dalam gambar bukan?

Nah, itulah sedikit tentangĀ teknik ilmu mengamankan pesan rahasia. Semoga bermanfaat! šŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s