MENGENAL CITRA DIGITAL

Dalam pengolahan gambar digital, gambar lebih dikenal dengan istilah citra.  Secara matematis, gambar merupakan bidang dua dimensi yang mempunyai panjang dan lebar. Begitu pula di dalam pengolahan citra, gambar/ citra dianggap sebagai sinyal dua dimensi yang direpresentasikan dengan baris dan kolom. Adapun definisi dari citra digital, yaitu citra yang telah terkuantisasi diskrit kemudian direpresentasikan ke dalam bentuk bit-bit oleh sebuah perangkat ADC (Analog to Digital Converter) yang terdapat pada alat digital seperti kamera dan komputer digital.

Di dalam pengolahan citra, terdapat tiga jenis citra digital berdasarkan warna dan representasi bitnya. Berikut ini ketiga jenis citra warna tersebut:

1. Citra Warna (True Color)
Citra warna  adalah citra yang setiap pikselnya mempunyai warna yang terbentuk dari tiga kombinasi  warna dasar, yaitu RGB (Red, Green, Blue). RGB merupakan nama ketiga layer dari citra berwarna. Setiap komponen warna dari citra RGB menggunakan penyimpanan 8 bit (1  byte). Karena menggunakan 8 bit, nilai piksel yang terdapat di tiap layer pada citra ini mempunyai rentang nilai antara 0-255 yang didapat dari hasil perhitungan 2^8. Angka dua menunjukkan bahwa hanya terdapat dua kemungkinan bit, yaitu 0 dan 1, sedangkan angka delapan menunjukkan bahwa terdapat delapan bit di setiap piksel tiap layer. Sehingga  untuk tiga layer pada RGB, terdapat (2^8)x(2^8)x(2^8) atau 2^24 kombinasi warna pada citra.

lena

Contoh Gambar Citra True Color

2. Citra Skala Keabuan (Grayscale)
Citra  grayscale  adalah citra yang mempunyai gradasi keabuan.  Jika pada RGB terdapat tiga layer/ tiga warna dasar pembentuk citra, pada citra  grayscale  hanya terdapat satu layer pembentuk citra. Sehingga warna yang dihasilkan hanya hitam, putih, dan abu-abu. Banyaknya gradasi keabuan tergantung pada jumlah bit yang disediakan di memori untuk menampung kebutuhan warna ini, misalnya citra delapan bit mempunyai 2^8 gradasi warna keabuan. Semakin besar memori penyimpanan yang tersedia maka citra yang dihasilkan semakin bagus.

220px-Alan_Turing_photo

Contoh Citra Grayscale

3.Citra Biner (Monokrom)
Citra biner atau sering disebut juga dengan citra  black and white  adalah  citra yang hanya mempunyai  satu layer pembentuk warna citra dan hanya terdapat  dua kemungkinan warna  pada citra ini, yaitu hitam  atau  putih.  Sebuah piksel akan berwarna hitam apabila mempunyai nilai piksel 0 dan berwarna putih jika mempunyai nilai piksel 1.  Untuk penyimpanan warna, citra ini hanya membutuhkan satu bit di memori.  Adapun  invers  dari citra biner yang sering disebut dengan  invers black and white merupakan kebalikan dari citra biner. Jika pada citra biner,  background  citra berwarna putih dan tulisan berwarna hitam, pada citra  invers black and white,  background  citra berwarna hitam sedangkan tulisan berwarna putih.

index

Contoh Citra Biner

Advertisements

One thought on “MENGENAL CITRA DIGITAL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s