Antena dan Propagasi: Basic

Annyong haseyo, readers! Hari ini author mau share tentang ilmu dasar antena. Gak asinglah ya apa itu antena? Iya, itu, yang sering kalian bela-belain manjat atap buat muter si dia biar gambar di TV kalian jernih hehehe. Anyway, tahu gak sebenarnya antena itu kerjanya seperti apa? Nah, author share sedikit ilmu yg author dapet waktu kuliah yee. Yuk, simak!

Apa itu antena? Dan apa fungsinya?
Antena adalah sebuah konduktor elektrik yang berfungsi baik sebagai transmitter maupun receiver. Antena berperan mengubah guide wave (sinyal listrik) menjadi unguide wave (gelombang EM).

Bagaimana antena bekerja? Kenapa antena bisa saling bertukar informasi melalui udara?
Good question. Melengkapi penjelasan saya sebelumnya,  informasi yang akan kita kirim akan diubah menjadi sinyal listrik oleh perangkat kita, kemudian sinyal listrik tersebut ditransmisikan melalui kabel hingga tiba pada antena yang merupakan sebuah konduktor (penghantar). Nah, ingat! Bahwa arus listrik merupakan muatan yang bergerak dan jumlahnya berubah terhadap waktu, inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk bisa mengirimkan pesan melalui dua konduktor, “Perubahan medan listrik ditempat jauh akanbersesuaiandengan perubahan arus pada antena pengirim, sehingga informasi yang didapat di penerima akanbersesuaian’  dengan perubahan informasi yang dikirimkan”

Kenapa kadang harus muter-muterin antena?
Nah, berdasarkan pola radiasinya alias cara antena nangkep dan mancarin gelombang, itu ada dua yaitu directional (ke arah tertentu) dan omnidirectional (ke segala arah).

  • Directional: pola radiasi ke arah tertentu. Kelebihannya daya pancar lebih fokus pada arah tertentu, jarak jangkau lebih jauh. Kekurangannya adalah lebar berkas sempit. Contoh antena directional itu seperti Yagi (antena TV UHF yang sering dipake di rumah-rumah), antena parabola, dan antena sectoral (antena untuk mobile comm).
  • Omnidirectional: pola radiasi ke segala arah. Kelebihannya beamwidth lebar, beradiasi pada 360. Kekurangannya area cakupan dekat.Contoh antena omnidirectional adalah antena dipole (antena radio mobil), monopole (antena pemancar radio dan antena wifi).

untitled

Kalau ingin membuat antena, parameter apa saja sih yang diperhatikan?

Parameter2 yang harus diperhatikan adalah:

  1. Direktivitas/Pengarahan antenna: berhubungan dengan kemampuan suatu antenna dalam mengarahkan daya pancarnya.
  2. Gain atau penguatan: perbandingan daya pancar antenna yg berada di suatu titik tertentu dengan radiator isotropis, yaitu pemancaran sinyal antenna secara seragam ke segala arah. Dengan kata lain, gain ini adalah untuk mengukur efisiensi antenna.
  3. Pola radiasi: pola radiasi adalah kekuatan daya pancar antenna. Digambarkan dalam plot tiga dimensi dengan pola elevasi dan azimuth
  4. Polarisasi gelombang/ arah rambat antena

Bicara tentang propagasi gelombang, sebenarnya apa itu propagasi?
Propagasi adalah perambatan suatu gelombang. Nah, ada dua mekanisme propagasi, yaitu Line of Sight dan Non Line of Sight.

  1. LOS (Line of Sight) : mekanisme propagasi gelombang dimana antara transmitter dan receiver tidak terdapat obstacle/penghalang dan benda pemantul. Tidak ada penghalang bukan berarti sinyal yang ditransmisikan tidak mengalami gangguan. Ada beberapa gangguan pada propagasi LOS antara lain adalah noise termal (panas yang dihasilkan perangkat komunikasi sehingga memengaruhi sinyal informasi yang sedang diproses), atenuasi (redaman yang dapat diakibatkan oleh jarak, power transmisi yang kurang, dan penggunaan frekuensi yang besar), dan free space loss (salah satu bentuk atenuasi yaitu redaman yang diakibatkan oleh jarak).
  2. NLOS (Non Line of Sight) : mekanisme propagasi dimana terdapat sebuah obstacle antara transmitter dan receiver. Jenis gangguannya adalah sbb
  • Difraction >> Mekanisme perambatan gelombang dimana gelombang melewati sebuah obyek yang bersifat tajam sehingga perambatan gelombang setelah melewati obyek tersebut mengikuti ujung tajam dari objek tsb.
  • Reflection>> mekanisme pemantulan gelombang, biasanya disebabkan karena adanya bangunan.
  • Scattering>> penghamburan sinyal yang disebabkan gelombang mengenai sebuah benda dengan permukaan halus/kasar.
  • Refraksi >>pembelokan gelombang akibat perbedaan indeks bias.

Nah, itu tadi sedikit sharing dari author hari ini. Semoga bermanfaat ^_^b

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s